Dalam rumah tangga pasti ada minyak jelantah, tahukah kita bahwa minyak jelantah berbahaya bagi lingkungan hidup kalau kita buang secara sembarangan dan juga bagi kesehatan?
Siapa yang tidak kenal dengan gorengan, kita sebagai masyarakat Indonesia sudah terbiasa dengan makan masakan yang digoreng karena lebih kriuuuukkkk dan maknyus......
Tetapi jangan salah tidak selamanya minyak goreng itu jahat karena ada beberapa manfaat minyak goreng yang berguna bagi tubuh kita. Di dalam minyak goreng ada kandungan asam lemak jenuh dan asam lemak tak jenuh. Asam lemak jenuh disebut juga lemak jahat karena sering menyebabkan kegemukan, kolestrol, hipertensi, stroke dan jantung koroner. Sedangkan asam lemak tak jenuh memiliki nilai gizi yang lebih baik karena mempunyai antioksidan di dalam tubuh kita.
Apa itu minyak jelantah? Minyak yang telah digunakan dua atau tiga kali penggorengan, minyak jelantah mempunyai pengaruh negatif bagi tubuh manusia contohnya bisa menimbulkan penimbunan lemak, tumbuhnya jamur dan jantung koroner. Jadi sebaiknya dalam pemakaian sehari-hari hindari menggunakan minyak jelantah berualng-ulang hanya boleh digunakan 2 sampai 3 kali pemakaian saja, tetapi jika baru satu kali digunakan sudah hitam sebaiknya disimpan (ditampung).
Minyak jelantah dibalik efek negatif bagi tubuh kita kalau digunakan dengan tepat bisa menjadi hal yang bermanfaat contohnya untuk Bio Diesel. Dalam mengolah minyak jelantah menjadi Bio Diesel hanya Pabriklah yang bisa mengolahnya. Di akhir kata dr. Anton menyampaikan semoga pengumpulan minyak jelantah sebagai sumber dana pembangunan gereja segera terealisasikan. Untuk
Untuk mengetahui apa sih Minyak Jelantah Menjadi Berkah monggo buka link youtube di https://bit.ly/LiveStreaming-Webinar
(Humas)