Sunday, 22 October 2023

Bekal Pengetahuan dari Seminar Menjadi Pemilih Cerdas

Menjadi warga negara yang baik, sudah pasti harus melaksanakan kewajiban pula. Salah satunya adalah memberikan suara dalam Pemilihan Umum. Hal ini sesuai dengan semboyan yang dicetuskan Mgr. Soegijapranata, yaitu kita harus menjadi 100% Katolik dan 100% Indonesia. Artinya menjadi Katolik yang mau terlibat dan partisipatif, juga menjadi warga Indonesia yang terlibat dan partisipatif dalam kegiatan berbangsa dan bernegara.

Mengambil bagian dalam Pemilihan Umum adalah cara partisipasi yang paling mudah, termasuk untuk Pemilu 2024 yang sudah di depan mata.

Harus diakui bahwa rangkaian Pemilu 2024 ini, berbeda dengan pemilu satu atau dua dekade lalu. Paling tidak, Pemilu 2024 akan kita lalui dengan banjir informasi berkat kehadiran media sosial yang makin akrab dengan masyarakat sejak Pandemi Covid19 lalu. Alhasil, sebagai pemilih, kita harus cermat dan cerdas memilah informasi yang benar dan jangan sampai termakan hoaks.


Atas dasar itulah, Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Santa Bernadet, mengadakan Seminar Menjadi Pemilih Cerdas: Kritis Menyikapi Isu Politik. Seminar yang diadakan pada hari Minggu, 8 Oktober 2023 ini mengundang pembicara Mathias Toto Suryaningtyas dari Litbang Kompas.


Seminar diikuti oleh sekitar 100 peserta ini, berlangsung dengan lancar. Toto memaparkan kondisi politik pada masa pemilihan tahun 2019 dan sekarang. Begitu pun, beliau kembali mengingatkan masa-masa Orde Baru dan awal reformasi, bagaimana situasi politik serta sosial pada saat itu.

Dalam kesempatan tersebut, Toto juga menjelaskan bahwa dalam Pemilu 2024 Februari nanti, kita akan mencoblos 5 surat suara, dari DPRD II hingga Pemilihan Presiden. 

”Kita harus taktis memilih calon. Pilih dengan cermat,” jelasnya. Misalnya, untuk wakil rakyat di tingkat II (Kabupaten atau Kotamadya), tidak ada salahnya memilih sosok yang sudah kita kenal, atau punya kontribusi yang baik pada lingkungan atau kehidupan kita.

Sesi tanya jawab juga disambut antusias oleh peserta. Seminar Menjadi Pemilih Cerdas ini, memang dihadiri mayoritas wanita, utusan dari ranting-ranting dalam wilayah Wanita Katolik RI Santa Bernadet, Pinang. Toh, pertanyaan yang dilontarkan, sungguh menarik dan kekinian. Misalnya, salah satu Ibu bertanya, ”Mengapa waktu itu, Capres Anies Baswedan langsung menentukan Muhaimin Iskandar jadi Cawapres ya? Padahal waktu yang diberikan KPU kan masih lama dan Capres lain juga masih belum menentukan Cawapres mereka.”

Atau pertanyaan lain, ”Bagaimana jika wakil untuk DPRD yang ingin kita pilih, ternyata kita tidak cocok dengan partainya.”

Toto menjawab semua pertanyaan itu, dan tampaknya peserta cukup puas dengan jawaban yang diberikan.

Seminar ditutup menjelang jam 13.00 dengan bekal pengetahuan bagi para peserta, bagaimana menjadi pemilih yang cerdas pada Pemilu 2024 mendatang.




No comments:

Post a Comment

Mengikuti Ekaristi Penutupan Selebrasi 100 Tahun Wanita Katolik RI

Pada Sabtu, 18 Januari 2025, beberapa anggota Dewan Pengurus Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Santa Bernadet, mengikuti peray...