Teladani Kerendahan Hati Maria dan Elisabeth
Hari Minggu, 14 Agustus 2022, Dewan Pengurus Cabang Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet menggelar misa syukur ulangtahun. Tahun ini, tepatnya 29 Juli 2022, Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet berumur 32 tahun.
Misa syukur ini dipersembahkan oleh Romo Romo Lammarudut HPH Sihombing CICM dan dihadiri oleh perwakilan dari 25 ranting Wanita Katolik RI Santa Bernadet. Selain itu, beberapa mantan Ketua Dewan Pengurus Cabang Wanita Katolik RI Santa Bernadet pun berkenan menghadiri misa.
Misa ulangtahun ini terasa istimewa, karena diadakan bersamaan dengan Peringatan Santa Maria Diangkat ke Surga. Rangkaian misa didukung oleh paduan suara, lektor, pemazmur, dan prodiakon dari jajaran Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet.
Dalam homilinya, Romo Lamma mengajak
umat untuk mencermati dua tokoh wanita dalam bacaan Injil hari ini : Maria dan
Elisabeth. Keduanya ternyata memiliki kesamaan yakni sikap rendah hati.
“Meski Maria mengandung Yesus, Juru Selamat, tapi dia tidak menganggap dirinya lebih hebat daripada Elisabeth. Begitu pun Elisabeth yang usianya lebih senior, tapi tetap menghormati Maria,” kata Romo Lamma.
Kerendahan hati Maria dan Elisabeth, membuat perjumpaan mereka membawa kerukunan dan saling melengkapi. “Hal ini bisa menjadi inspirasi dalam hidup,” lanjut Romo Lamma.
Selain itu, Romo Lamma juga menggarisbawahi sikap Maria yang mau bekerjasama dengan Allah. Ketika mendengar kabar dari Malaikat, Maria sempat bertanya, bagaimana hal itu bisa terjadi. Setelah Malaikat menjawab bahwa itu semua adalah karya Allah, Maria pun mengatakan, “Aku ini hamba Tuhan. Terjadilah padaku menurut perkataanMu.”
Usai misa, dilanjutkan acara ramah tamah.
Agnes Widi Astuti, Ketua Dewan Pengurus Cabang Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet menyampaikan apresiasi kepada perwakilan ranting yang hadir dalam misa syukur ini. “Karena yang punya anggota itu adalah ranting. Cabang itu kan tidak punya anggota,” kata Widi.
Romo Lamma sekali lagi mengucapkan selamat ulangtahun kepada Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet. “WKRI sebagai ormas Katolik, lebih leluasa untuk bergerak di masyarakat, misalnya di tingkat RT, RW. Selamat untuk WKRI Cabang Santa Bernadet, ranting-rantingnya, daun-daunnya, semuanya,” canda Romo Lamma.




No comments:
Post a Comment