Monday, 1 January 2024

MSN di Panti Wredha Marfati

Natal selalu kita rayakan dengan penuh sukacita. Banyak pula cara untuk berbagi sukacita Natal. Hal tersebut dilakukan oleh Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Santa Bernadet, pada Natal 2023 lalu, dengan menyelenggarakan MSN di Panti Wredha Marfati, Tangerang.

”MSN diselenggarakan karena kami ingin berbagi sukacita Natal dengan orang-orang yang terpinggirkan yang kurang mampu, kurang diperhatikan sebagai bentuk solidaritas dan subsidiaritas,” ujar Fransiska Minna, Ketua Bidang Kesejahteraan Dewan Pengurus Cabang Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet.



Panti Wredha Marfati Tangerang dipilih untuk lokasi MSN, menurut Minna, karena warga senior juga mesti merasakan sukacita Natal. ”Kami juga berharap bisa membawa suasana yang hangat bagi beliau-beliau, meski hanya sebentar,” sambungnya.

Pelaksanaan MSN 2023 ini disambut dan didukung oleh ranting-ranting yang ada di wilayah Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet. Sebanyak 14 ranting turut ambil bagian dalam MSN, dengan memberikan bermacam donasi, seperti uang dan barang-barang.

Makan Siang Nusantara (MSN) Wanita Katolik RI Cabang Santa Bernadet diselenggarakan pada Rabu, 20 Desember 2023, diwakili oleh sembilan orang. Rombongan MSN ini membawa kipas angin meja, pembersih lantai, diapers, underpad, setrika listrik, goodie bag, makanan, dan berbagai macam barang kebutuhan yang biasa digunakan di panti.

Diawali dengan doa bersama, acara berlangsung meriah. Para warga senior dengan semangat ikut menyanyi beragam lagu, dari lagu natal hingga lagu nostalgia, seperti lagu-lagu Koes Plus dan Panbers. Beberapa warga senior juga menyumbangkan suara mereka dengan iringan karaoke.


”Puji Tuhan, semua acara bisa berlangsung dengan lancar, berkat kerjasama teman-teman dan sambutan oma opa yang beragam,” tutur Minna. Ia memperhatikan, banyak respon dari para warga senior. Ada yang tampak gembira, ada yang diam-diam saja tapi mengucapkan terimakasih karena sudah ditengok.

”Semoga tahun-tahun yang akan datang, kita bisa terus berbagi sukacita,” ujarnya.

Saat ini, Panti Wreda Marfanti, dihuni oleh 70 oma dan opa. ”Usia beliau-beliau mulai dari 60 tahun, yang tertua usia 90 tahun,” jelas Ronny Marentek, petugas administrasi kantor panti. Sekitar 90% penghuni panti, dibawa oleh keluarga mereka ke sana. Sedang sisanya, berada di panti karena kebijakan suster-suster FCJM yang mengelola panti.

Kegiatan di Panti Wredha Marfati ini juga cukup padat, menurut Ronny, dimulai dengan makan snack pada jam 5 pagi, lantas ada senam, kegiatan pribadi, dan doa bersama. ”Makan sore jam 18, lantas istirahat,” jelasnya. Masing-masing warga senior menempati satu kamar di panti ini. Adapula pemeriksaan kesehatan yang dilaksanakan seminggu dua kali oleh dokter, kendati ada perawat yang selalu standby di panti. Selain itu, ada misa yang diadakan satu bulan sekali.


Tidak semua warga senior yang tinggal di panti ini, sehat secara fisik. Beberapa warga senior tampak  menggunakan kursi roda untuk ikut berkegiatan di aula. Menurut Ronny, memang ada oma opa yang stroke. ”Di sini ada 20 pengasuh untuk oma opa,” kata Ronny yang menjelaskan kalau panti wredha tersebut total dibantu oleh 46 karyawan. ***

No comments:

Post a Comment

Mengikuti Ekaristi Penutupan Selebrasi 100 Tahun Wanita Katolik RI

Pada Sabtu, 18 Januari 2025, beberapa anggota Dewan Pengurus Cabang Wanita Katolik Republik Indonesia Cabang Santa Bernadet, mengikuti peray...